Saturday, October 23, 2004

Singapore and Mr. Arief Nugraha (part 1)

Hi All,

Hari berganti hari, detik berputar tanpa henti ...dengan segenap kesabaran & doa zikir tiada henti, akhirnya Mr. Arief Nugraha berkenan utk singgah dikampung tengah ini (16 October 2004 malam sampai 18 October 2004 sore).

Duch ... memang menggemaskan kedatangan Bapak satu ini, setelah daku kena nongkrong di Changi Airport seminggu sebelumnya gara2 doi bangun kesiangan. Untung BurgerKing selalu setia nemenin daku. Cuma sayang laporan pagi2 daku harus diselesaikan secepat mungkin pada hari itu, tanpa penghayatan karena ingin cepet2 ketemu Mr. Arief Nugraha a.k.a Boker.

Hari itupun daku ndak semangatan utk mendapat berita bahwa doi akhirnya mo singgah di kampung tengah setelah lawatan ke HongKong & ShangHai. Ada sedikit sich, itupun karena berharap mendapatkan oleh2 dari HongKong berupa Maggie Cheung plus Li Ching Shia 8-).

Malem doi telpon dan berkabar dah nyampe di Changi.Doi belom pernah sama sekali ke kampung tengah, tapi doi bilang bahwa doi punya kartu telpon pre-paid plus EZlink (MRT card) ... wah aneh bin ajaib ini manusia (NB : ini manusia memang aneh bin ajaib dari dulu).

Dengan bermodalkan trayek harian, daku coba guide doi utk jalan dari Changi MRT station ke Kovan MRT station yang jaraknya 2 bus stop dari kandang burung daku.

And puji syukur karena akhirnya kita ketemu juga di Kovan MRT, dengan tanpa peluk & cium pipi kiri/kanan kita berjalan ke Punggol Nasi Lemak. Nasi lemak mirip buanget dengan nasi uduk, bedanya adalah nasi lemaktidak pake daun salam & tidak pake sesuatu yg mengandung babi (soalnya di nasi lemak salah satu menu tambahan adalah daging maling goreng, ngohiang, dsbnya).

Selesai makan, kita berjalan pelan2 menuju kandang burungku utk menurunkan nasi lemak ke tempat yang terhormat.

Kira2 jam 23:40, setelah berbersih diri & nyisir yang rapi, kita dah siap2 lagi ke Kovan. Next destination is dugem at Singapore ... he he he he he he he ... dan setelah di pertimbangan, akhirnya kita menuju ke Boot Quay by bus number 80. Soalnya biar doi lihat2 pemandangan Singapore malam hari, plus melupakan sejenak trauma doi with aroma of Indian peoples in MRT.

Turun di deket Boot Quay, kita bagaikan turis di Bali yang selalu celingak-celinguk melihat yang mulus2 di deket2 pub 8-). Kata dokter mata, kita harus sering2 cuci mata biar matanya jernih & normal 8-).

So dengan semangat 45 yang tak kunjung padam, akhirnya2 mahluk manis ex. mahasiswa Atma Jaya yang ganteng2 ini berlabuh di HOOTERS ... he he he he he he he he... dgn senyum di simpul & duduk maniez di bangku tinggi, Mr. Boker mesen Hotty Rita plus Sapporo's Happy Hour dengan tentunya di temanin oleh mbak Angie ter-chayank ... suit suit suit ... tapi jujur aja, di HOOTERS ini yang ngumpul anak baek2 & taat ngabuburit. So dont think anything else, we just having a good time & fun ... and off course with Hotty Rita, Sapporo's Happy Hour & bloody sexy Ms. Angie 8-).

Semua keindahan di HOOTERS berakhir jam 2 dini hari,dan balik ke kandang burung lagi melanjutkan StarWars Episode VI - Return of Jedi.

Bagaimana Mr. Boker bertemu dengan si cantik Siau dr Papua ? Ada apakah di balik senyum simpul si Meneer ?Akankah semuanya berakhir dgn kebahagiaan ? Ini tidak bisa di saksikan di telenovela kesayangan anda, cuma ada di part 2 : Return of Jedi(es) from Atma. Saksikankelanjutannya dalam 'Singapore & Mr. Arief Nugraha (part 2).

Salam,
AW

NOTE : terima kasih dah tepok tangan di akhir cerita ini ... he he he he he he he

0 Comments:

Post a Comment

<< Home